![[Mourinho Ke Bek Madrid: 2-4, Keberuntungan Atau Kebodohan?]](https://gemaberita.co.id/wp-content/uploads/2026/01/featured_1769710286776.jpg)
Jalannya Pertandingan
Pertandingan sengit antara Benfica dan Real Madrid di Estadio da Luz, Lisbon, Kamis (29/1/2026) dini hari WIB, berakhir dengan kemenangan dramatis untuk tuan rumah. Benfica berhasil menang 4-2, dengan gol terakhir dicetak oleh kiper mereka, Anatoliy Trubin, di injury time. Hingga menit-menit akhir, Benfica unggul 3-2, sebelum akhirnya memastikan kemenangan melalui gol yang tidak biasa tersebut.
Statistik Kunci
Dari pertandingan ini, Benfica menampilkan performa yang impresif dengan 15 kali serangan ke gawang Madrid, dengan 5 di antaranya menjadi gol. Sementara Madrid hanya mampu menghasilkan 10 serangan, dengan 2 yang berhasil menjadi gol. Jose Mourinho, pelatih Benfica, mengakui bahwa Madrid beruntung hanya kalah dengan skor 2-4, mengingat peluang yang dimiliki tuan rumah selama pertandingan.
Pandangan Pelatih
Setelah pertandingan, Mourinho terlihat berbicara dengan bek Madrid, Dean Huijsen. Dalam percakapan tersebut, Mourinho menyebut bahwa Madrid beruntung hanya kalah dengan skor 2-4, mengingat dominasi yang ditunjukkan oleh Benfica. Ini menunjukkan bahwa Mourinho tidak hanya fokus pada hasil akhir, tetapi juga pada proses dan performa timnya selama pertandingan.
Penutup
Kemenangan ini menjadi momen penting bagi Benfica di Liga Champions, terutama mengingat pentingnya pertandingan di matchday terakhir. Sementara Madrid harus belajar dari kekalahan ini, terutama dalam hal memanfaatkan peluang yang ada. Fans bola bisa mengharapkan lebih banyak pertandingan seru seperti ini di masa depan.












