
Real Madrid mengalami kekalahan mengejutkan saat berhadapan dengan Benfica di Liga Champions. Pertandingan yang digelar di Estadio da Luz, Lisbon, Portugal, Kamis (29/1/2026) dini hari WIB, berakhir dengan skor 2-4 untuk kemenangan Benfica. Kylian Mbappe menjadi pencetak gol tunggal untuk Madrid dalam laga ini, sementara Benfica mencatatkan empat gol melalui Andreas Schjelderup (2 gol), Vangelis Pavlidis, dan Anatoliy Trubin. Menariknya, gol terakhir Benfica dikemas oleh penjaga gawang mereka sendiri.
Jalannya Pertandingan
Pertandingan ini dimulai dengan intensitas tinggi dari kedua tim. Benfica berhasil mengambil alih permainan sejak awal dengan strategi serangan balik yang efektif. Madrid, meski memiliki peluang, terlihat kurang konsisten dalam memanfaatkan kesempatan. Gol-gol Benfica datang dari kerja keras kolektif dan kreativitas individual, terutama dari Schjelderup yang menjadi pemain kunci laga ini.
Statistik Kunci
Menurut data liga, Benfica mencatatkan 12 kali tendangan ke gawang, dengan 4 di antaranya menjadi gol. Madrid, meski memiliki 10 tendangan, hanya mampu mengkonversi 1 menjadi gol. Ini menunjukkan bahwa efektivitas serangan Benfica lebih unggul. Selain itu, Madrid juga kehilangan beberapa peluang emas akibat kurangnya akurasi finishing.
Pandangan Pelatih
Setelah pertandingan, pelatih Madrid memberikan teguran kepada timnya untuk tidak mencari kambing hitam. Dia menekankan pentingnya introspeksi kolektif dan perbaikan taktik. Dukungan fans tetap menjadi modal penting untuk bangkit dari kekalahan ini.
Penutup
Kekalahan ini menjadi pelajaran berharga bagi Real Madrid untuk meningkatkan performa di masa depan. Fans dapat menjadi bagian dari perjalanan pemulihan dengan memberikan semangat dan kritik konstruktif. Mari tetap optimis dan lihat bagaimana Madrid akan membalas dendam di pertandingan selanjutnya.












